Ide untuk membuat EC berawal dari keprihatinan ITS terhadap besarnya subsidi untuk sektor transportasi, terutama bagi kendaraan bahan bakar minyak , ungkap salah seorang inisiator mobil tersebut yaitu Muhammad Nur Yuniarto.
Mobil listrik berkapasitas 4 orang ini membutuhkan biaya pembuatan sekitar 500juta rupiah loh .
Berat kendaran kurang lebih 1.200-1.500 kilogram dengan motor listrik berkekuatan 20 watt memakai gear box single speed. Kecepatan maksimal mobil mencapai 100 kilometer perjam dengan kecepatan rata-rata 40 sampai 50 kilometer perjam gear box rasio 1:6

Pembuatannya memakan waktu enam bulan dengan tenaga yang menangani 20 orang. Dari mahasisawa 15 orang dan lima tenaga lainnya dosen jurusan teknik mesin.
Hampir seluruh komponen mobil tersebut merupakan karya sendiri. Mulai dari sistem penggerak, platform, body design, lamp design, hingga sistem kontrol. Sedangkan komponen yang terpaksa membeli adalah baterai dan motor.
Selain itu prototipe yang diproduksi kali ini masih dalam platform riset dan bukan untuk mobil komersial. Karena itu, beberapa komponen masih terus disempurnakan, mulai dari penambahan daya, perbaikan bodi dan beberapa sistem inti lainnya.
Silahkan Klik Gambar untuk Memperbesar
Videonya








