Dengan latar belakang itulah akhirnya dosen dan mahasiswa Telkom University (Tel-U) menciptakan sebuah teknologi terbaru yang bernama Brainstat . Penemuan baru ini di harapkan dapat menekan angka kecelakaan di jalanan karena tingkat akurasi datanya hingga 90% .

Tim Malabar (pencipta Brainstat) , yang terdiri atas Umar Ali Ahmad, mahasiswa Magister Teknik; Anggunmeka Luhur Prasasti, mahasiswa IT Telkom jurusan Teknik Telekomunikasi; Arganka Yahya, mahasiswa IT Telkom jurusan Teknik Informatika; dan Dody Qori Utama, alumnus IT Telkom yang melanjutkan kuliah di Magister Teknik Biomedis ITB.
Brainstat mirip helm dengan alat perekam yang terhubung ke kepala pengemudi. Cara kerja brainstat sangat modern, yaitu menggunakan gelombang otak (brain wave). Gelombang yang ditangkap oleh brainstat kemudian ditampilkan dalam data yang bisa dibaca oleh pengemudi melalui layar monitor/komputer tablet maupun telepon seluler (ponsel). Dari data tersebut akan diketahui apakah pengemudi sedang prima, mengantuk, konsentrasi, atau bahkan stres. Data ini bisa dikirim kepada pihak-pihak tertentu, seperti keluarga maupun kepolisian.
Jika ditemukan kondisi pengemudi tidak prima dan berbahaya jika dipaksakan mengemudi, maka peringatan awal akan muncul berupa bunyi di kendaraan. Apabila pengemudi tetap membandel, maka peringatan selanjutnya muncul dalam bentuk video rekaman dari keluarga di layar dashboard mobil. Peringatan pada tingkat akhir, pengemudi yang tetap berkendaraan dalam kondisi kurang fokus akan dihubungkan langsung dengan ponsel keluarganya dan bisa juga polisi, sehingga akan muncul SMS yang meminta untuk menelepon sang pengemudi agar berhenti.
Atas kecemerlangan prestasi tersebut, Brainstats dinobatkan sebagai juara pertama kategori e-health dalam gelaran Indonesia Information and Communication Technology Award (INAICTA) 2013 di Jakarta, 1 September lalu.
Namun sayang , teknologi Brainstat masih belum bisa di produksi massal . Sebab, pembuatan satu unit saat ini relatif mahal yakni Rp2 juta per unit.
Video tentang Brainstat
Semoga Brainstat segera beredar luas sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan menyupir .


